Pert 2 Matematika Ekonomi
Posted by Eri Mardiani on September 24, 2008
FUNGSI Fungsi adalah suatu hubungan dimana setiap elemen dari daerah asal (domain/pra peta) saling berhubungan dengan satu dan hanya satu elemen dari daerah hasil (codomain/peta)
fungsi
fungsi
Fungsi
Relasi
Fungsi mengharuskan adanya satu nilai Y yang unik untuk setiap nilai X, tetapi hal yang sebaliknya tidak diharuskan.
Dengan katalain, lebih dari satu nilai X dapat dihubungkan dengan nilai yang sama, tetapi sebaliknya beberapa nilai Y tidak dapat dihubungkan dengan nilai X yang
sama
Elemen yang dihubungkan oleh suatu fungsi
dibedakan menjadi variabel bebas dan terikat
Pada pernyataan fungsi : y = f(x)
Y → variabel terikat
X → variabel bebas
SISTEM KOORDINAT KARTESIUS
Garis lurus horisontal mewakili nilai-nilai domain dan disebut sumbu absis
Garis lurus vertikal mewakili nilai-nilai codomain dan disebut sumbu ordinat
FUNGSI DENGAN SATU VARIABEL BEBAS
Fungsi dengan satu variabel bebas berarti hanya ada satu jenis variabel bebas yang mempengaruhi variabel terikat
Fungsi polinomà fungsi aljabar
Fungsi eksponen dan fungsi logaritma à fungsi non aljabar
Contoh : fungsi polinom y = a0 + a1x + a2x2 + … + anxn
Y menyatakan variabel terikat
X menyatakan variabel bebas
A0,a1,a2,…,an menyatakan konstanta
an = 0 dan non negatif
Fungsi polinom in dapat terdiri;
Ø Fungsi konstanta
Ø Fungsi linier
Ø Fungsi kuadrat
Ø Fungsi pangkat tiga(kubik)
Ø Dst pada fungsi pangkat n(n=1,2,3)
FUNGSI DENGAN DUA ATAU LEBIH VARIABEL BEBAS
Fungsi dengan dua atau lebih variabel bebas adalah fungsi yang terdapat dua atau lebih jenis variabel bebas yang mempengaruhi variabel terikat (fungsi multivariat)
Contoh : y = f(X1,X2,… ,Xn)
Y menyatakan variabel terikat
Xi menyatakan variabel bebas (i = 1,2,…,n)
n bernilai dua atau lebih
Fungsi polinomial dengan dua atau lebih variabel bebas dapat berbentuk linier ataupun non linier terhadap masing-masing variabel bebas.
Misalnya suatu fungsi yang mempunyai bentuk: y = a1x1 + a2x2 + … + anxn
Adalah fungsi linier , karena setiap variabel pada masing-masing suku mempunyai pangkat satu. Sedangkan untuk fungsi non linier, misalnya fungsi kuadrat adalah fungsi yang mempunyai pangkat satu dan pangkat dua dari satu atau lebih variabel bebas, tetapi jumlah pangkat atau eksponen dari variabel bebas yang ada dalam setiap suku tunggal tidak lebih dari dua.
Aturan-aturan yang digunakan untuk menentukan tingkatan(degree) dari suatu fungsi polinomial dengan dua atau lebih variabel bebas adalah sebagai berikut:
1. Tingkat dari suatu suku adalah sama dengan jumlah dari pangkat atau eksponen pada variabel-variabel dalam suku itu.
2. Tingkat dari suatu polinomial adalah sama dengan tingkat suku itu dari tingkat paling tinggi dalam polinomial.
Contoh:
a. Y = a0 + a1x1 + a2x2 + a3x3
a: adalah konstanta
xi: adalah variabel bebas yang terpisah
karena masing-masing suku mempunyai pangkat satu, fungsi adalah linier dalam tiga variabel bebas x1, x2 dan x3
b. Y = a0 + a1x1 + a2x22 + a3x3+a4x43
Terdapat berbagai pangkat(degree) untuk setiap suku
Pangkat dari a1x1 dan a3x3 adalah 1
Pangkat dari a2x22 adalah 2
Pangkat dari a4x43 adalah 3
Oleh karena itu, menurut aturan kedua diatas, pangkat/tingkat polinomial adalah 3
BENTUK UMUM FUNGSI LINIER
Fungsi linier adalah fungsi paling sederhana karena mempunyai satu variabel bebas dan berpangkat satu pada variabel itu
Bentuk umum
y = a0 + a1x dengan a tidak sama dengan nol
a b. c. d.
Kemiringan Kemiringan Kemiringan Kemiringan
Positif Negatif nol tak tentu
a. Garisnya mempunyai kemiringan positif, karena menaik dari kiri bawah ke kanan atas,sehingga jika x menaik maka y menaik juga
b. Garis mempunyai kemiringan negarif, karena menurun dari kiri atas ke kanan bawah, sehingga jika x menaik maka y akan menurun
c. Kemiringan garisnya nol,karena x bertambah, y tetap konstan
d. Kemiringan garis tak tentu, karena x konstan, Y tak tentu
MENENTUKAN PERSAMAAN GARIS
Ø Metode dua titik
suatu garis lurus dapat digambarkan dengan cara
menghubungkan dua titik pada bidang Cartesius XY
Persamaan garis dapat dicari dengan
Y – Y1 = Y2 – Y1
X – X1 X2 – X1
Contoh carilah persamaan garis yang melalui titik(3,2) dan(4,6)
Penyelesaian:
X1 = 3 , X2 = 4, Y1 = 2, dan Y2 = 6
Y – Y1 = Y2 – Y1
X – X1 X2 – X1
Y – 2 = 6 – 2
X – 3 4 – 3
Y – 2 = 6 – 2 (X – 3)
4 – 3
Y – 2 = 4(X – 3)
Y = 4X – 12 + 2
Y = 4X – 10
Persamaan garis Y=4X – 10 ini grafiknya
Y = 4X – 10
X=0 à Y= 4.0 – 10 = – 10
Y=0 à 0 = 4X – 10
10 = 4X
X = 2,5
Ø Metode satu titik dan satu kemiringan
Selain metode dua titik untuk menentukan garis lurus, ada metode lain, yaitu: metode satu titik dan satu kemiringan
Rumus dibawah ini untuk menentukan persamaan garis lurus bila diketahui satu titik dan satu kemiringan.
Persamaan garis dapat dicari dengan Y – Y1 = m (X – X1)
dengan m menyatakan kemiringan garis
Contoh carilah persamaan garis yang melalui titik(6,4) dan kemiringannya -2/3
Penyelesaian:
Diketahui(X,Y) = (6,4) dan m = – 2/3
Y – Y1 = m (X – X1)
Y – 4 = -2/3 (X – 6)
Y = -2/3 X + 4 + 4
Y = -2/3 X + 8
Persamaan garis Y =-2/3x +8 ini grafiknya
Y = -2/3 X + 8
X=0 à Y= -2/3.0 + 8 = 8
Y=0 à 0 = -2/3 X + 8
8 = 2/3 X
X = 12
HUBUNGAN DUA GARIS LURUS
Apabila dua garis yang empunyai kemiringan yang berbeda atau sama dan juga titik potong dengan sumbu Y berbeda atau sama, maka bila digambarkan dalam koordinat kartesius XY akan terdapat empat kemungkinan :
a1 # b1 a1 = b1 a1 = b1 a1 . b1 = -1
a0 # b0 a0 # b0 a0 = b0 a0 # b0
berpotongan sejajar berimpit tegak lurus
Contoh:
X+ 2Y- 3=0
3X -6Y + 18 =0
X + 2Y – 3 = 0
X=0 –> 2Y = 3
Y = 3/2
Y = 1.5
Y=0 –> X = 3
3X – 6Y + 18 = 0
X=0 –>-6Y + 18=0
18 = 6Y
Y = 3
Y=0 –> 3X + 18 = 0
3X = -18
X = -18/3
X = -6
Garis berpotongan
SISTEM PERSAMAAN LINIER
Sistem persamaan linier → himpunan yang terdiri dari persamaan – persamaan linier
PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINIER
1. Metode eliminasi
Dilakukan dengan menghapus sementara salah satu variabel
Langkah-langkah penyelesaian:
a. Pilih satu variabel yang akan dieliminasi
b. Kalikan kedua persamaan dengan suatu nilai konstanta tertentu bila diperlukan sehingga koefisien pada variabel yang dipilih menjadi sama
c. Jika tanda pada kedua koefisien dari variabel yang dipilih sama, maka kedua persamaan dikurangkan, sedangkan jika berlainan kedua persamaan dijumlahkan
d. Carilah nilai dari variabel yang tersisa dan substitusikan ke dalam persamaan mula-mula untuk menentukan nilai dari variabel yang telah dipilih
2. Metode Substitusi
Dilakukan dengan mensubstitusikan satu variabel ke dalam varabel yang lain
Langkah-langkah penyelesaian:
a. Pilih satu variabel yang ada dalam persamaan, kemudian upayakan koefisien dari variabel tersebut menjadi 1
b. Bila persamaan pertama yang dipilih, maka substitusikan persamaan ke dalam persamaan kedua
c. Carilah nilai variabel yang tidak terpilih dengan aturan-aturan matematika
d. Substitusikan kembali nilai dari variabel yang diperoleh ke dalam persamaan mula-mula untuk memperoleh nilai variabel yang dipilih
Latihan Soal :
Selesaikan himpunan-himpunan persamaan linear berikut
1. -3×1 + 2×2 = 1
8×1 – 4×2 = 8
2. x1 + 4×2 – 2×3 = 3
3×1 + 2×2 + x3 = 10
2×1 + 3×2 + 2×3 = 14
3. x + y + 2z = 4
3x + 5y + z = 0
5x + 4y + 3z = 7







sulis said
permintaan 2Q=10-2p penawaran 3Q=2p-2 tentukan a.kesembangan pasar sebelum pajak b: sesudah pajak c:T.TK dan TP d.gambarkan grafik kedua keseimbangan di atas gmn?
asti said
aku gak bisa nyelesain soal ini mohon bantuannya ya.
Cari persamaan garis yang sejajar dengan garis yang melalui titik (5,6) dan (7,8) dan melalui titik potong yang koefisien arahna -2 melalui titik (-4,-6) dan dengan garis dengan koefisien arah 3 melalui titik (2,2).aku bingung banget karena aku gak ngerti.mkch
mbok menowo said
Kalau masih bingung kirim email ke alamtaku nanti aku berikan penyelesaian dalam format pdf
employloan said
A business news needs access to credit for two reasons. First, credit allows a small business to get a loan or line of credit from a financial institution. Second, credit can let a small business buy the necessary supplies and goods. No matter why you need credit, it is giving you something of value in return for a promise of repaying all the cash in the future.
So who provides credit to a small business? A relative will often help, but what about the bank in town or a supplier that is separated by a continent? How can someone who doesn’t know you and has never met you determine your creditworthiness?
These companies would do exactly what you would do: they go to a reputable credit risk management agency in order to get a credit report. Through a comprehensive small business credit report, these companies can learn about all aspects of your business including your financial condition, credit history, top management and other important information. All of this is determined by your small business credit score. This single number can tell a potential lender whether or not you are a good risk. Often this score is a number on a scale, but can include alphabet letters. This score allows banks, lenders, suppliers or other creditors to determine whether or not you are likely to pay your bills on time.
muad said
aku punya soal tp bingung coz lom ngerti.
y=X²-3X +2
itu gimana ya?
tolong kasih contoh.
thanks
Yayan said
ngan gimana caranya ngitung subsidi pajak
mrudin said
bagus tu…tp sy masih semester 1
mrudin said
saya masih bingung dengan diret